



Edisi · 02 · Oktober · 2006
Pembukaan Kampanye GMP
Salam
Kampanye GMP bermaksud
Dalam pidatonya, Bapak Duwel
Emas
untuk berbagi pengetahuan dan
Rawing menyatakan menyambut
pengalaman antar tim teknis
baik dan mendukung tujuan
UNIDO dengan penambang dan
program ini.
Pada edisi kedua Rumah Emas kali ini kita akan
masyarakat, termasuk para
berfokus pada cara pembakaran raksa yang aman.
pemilik toko emas. Program ini
Beliau juga menyebutkan menge-
Hal ini karena masalah kesehatan masyarakat
tidak hanya berfokus pada
nai bahaya kesehatan akibat pen-
akibat uap raksa adalah masalah yang serius
dampak pengolahan emas terha-
cemaran raksa, juga dampak ling-
yang harus ditindak lanjuti dengan informasi dan
dap kesehatan dan lingkungan,
kungan yang ditimbulkan. Masya-
saran-saran praktis.
namun juga untuk meningkatkan
rakat diharapkan dapat meningkat-
pendapatan penambang melalui
kan kesejahteraan dengan adanya
Pada awal September, tim kami mendapat
pemanfaatan teknologi tepat
alat-alat dan teknologi pengolahan
pelatihan lanjutan untuk membangun kapasitas
guna yang sederhana.
emas yang lebih efisien.
mereka dalam menyampaikan pesan ini kepada
para penambang dan untuk mendemonstrasikan
teknologi yang lebih aman untuk dipakai, seperti
retort. Segera setelah pelatihan, kampanye
pengurangan penggunaan raksa mulai
diluncurkan. Acara publik ini dihadiri oleh banyak
masyarakat setempat, dan disiarkan secara
langsung melalui radio setempat, dan dimuat
dalam surat kabar utama di propinsi, Kalteng Post.
Setelah acara ini, para penyuluh kami yang berasal
dari Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan
Dinas Pertambangan dan Lingkungan Hidup
melakukan kampanye penyadaran masyarakat
selama lebih dari enam minggu hingga menjelang
Idul Fitri. Kami juga mengadakan pendidikan
publik, menyiarkan film dan menyebarkan brosur
kepada ratusan penduduk Kereng Pangi untuk
Tim Penyuluh Global Mercury Project di Kalimantan Tengah
meningkatkan kesadaran akan masalah raksa ini.
Selanjutnya, kami mengunjungi siswa SD, SMP
Dalam acara pembukaan, Bupati
dan SMA setempat untuk memberikan penyuluhan
Katingan, Duwel Rawing, didam-
kepada generasi muda mengenai raksa dan
pingi Kepala Dinas Pertambang-
masalah kesehatan lainnya.
an dan Lingkungan Hidup,
Marzaki Djimat, memperkenalkan
Kini kami bersiap kembali ke lapangan untuk
alat-alat penting untuk pengolah-
bertemu dan memberikan penyuluhan kepada
an emas yang dapat membantu
para penambang. Kami sangat senang karena
mengurangi penggunaan raksa
masyarakat Kereng Pangi bersedia mendengar
dan dampaknya terhadap
dan belajar mengenai bahaya raksa ini. Kami juga
penambang dan lingkungan,
sangat berterima kasih untuk dukungan dan
serta meningkatkan kesejahtera-
dampingan dari pemerintah kabupaten terhadap
an masyarakat.
usaha kami dalam membangun kesadaran
masyarakat terhadap masalah ini.
Tim UNIDO mendemonstrasikan
kasbok yang dilengkapi beberapa
Selamat menyongsong tahun baru,
jenis karpet berbeda untuk
menangkap lebih banyak emas.
Tim juga menjelaskan cara
Sumali Agrawal
mengurangi dan menggunakan
Redaktur
lagi raksa, serta penggunaan
retort dan cerobong asap untuk
menangkap raksa.
Demonstrasi Fumehood
01
Edisi · 02 · Oktober· 2006





Retort: Alternatif Solusi
dari Berbagai Belahan Dunia
Retort adalah wadah yang digunakan untuk memanaskan dan
memasak pentol emas (amalgam); uap dari raksa yang mendidih
akan mengalir melalui tabung dan terkumpul ke dalam tempat
pendingin yang telah disediakan. Dengan retort, jumlah raksa
yang tertangkap kembali biasanya mencapai lebih dari 95%.
Dengan demikian polusi udara yang besar dapat dikurangi. Jenis
retort ada berbagai macam. Beberapa di antaranya dibuat dari
besi tahan karat dan beberapa yang lain terbuat dari besi bekas
biasa yang murah.
Retort bisa pula dibuat sendiri dari bahan logam. Sebuah
alternatif pembuatan retort yang terjangkau telah diterapkan di
Solusi bagi para penambang di Laos
Papua Nugini dan Cina. Retort `dua wadah' buatan Cina terdiri
dari wadah besi dan sebuah mangkok berisi air. Wadah yang
Ide penggunaan mangkok ini juga digunakan UNIDO
lebih besar digunakan untuk menutup wadah yang lebih kecil di
untuk membuat retort di El Callao, Venezuela. Retort
mana pentol emas diletakkan.
ini lebih rumit, dibuat di atas tempat dari besi, namun
menggunakan mangkok dari bahan baja tahan karat
(stainless steel) untuk tempat peleburan. Tempat dari
besi diisi dengan air kemudian pentol emas dibakar
dari bawah menggunakan kompor gas. Raksa yang
tertangkap pada dinding penutup akan turun dan jatuh
ke dalam air. Dengan retort ini dibutuhkan waktu rata-
rata 10 sampai 15 menit untuk melepaskan raksa
dari pentol emas menggunakan kompor gas. Masalah
yang timbul dari penggunaan retort ini, dan juga retort
jenis lain, adalah, kadang-kadang para penambang
membuka mangkok penutup ketika retort masih panas.
Hal ini dapat menyebabkan para penambang
terkontaminasi uap raksa.
Marcello Veiga
Retort sederhana yang dibuat di Cina (kiri) dan Papua Nugini (kanan)
Chief Technical Advisor - The Global Mercury Project
Cara kerja retort "fish tin" (kaleng ikan) juga mengambil konsep
yang sama, namun menggunakan bekas kaleng ikan atau bekas
kaleng minyak dan pasir basah untuk menggantikan air. Pada
kedua retort ini, uap raksa akan lengket di permukaan bagian
dalam dari wadah penutup.
Menggunakan prinsip yang sama dengan retort `fish tin', UNIDO
mengembangkan pembuatan retort dari peralatan dapur
sederhana untuk para penambang tradisional di sepanjang
sungai Mekong di Laos. Di atas sebuah penyangga dari besi,
mangkok kecil berisi amalgam diletakkan dalam mangkok logam
yang lebih besar, ditutupi dengan mangkok kaca dan pinggirannya
ditimbun dengan pasir. Mangkok dari kaca dimaksudkan agar
para penambang dapat melihat langsung proses pelepasan
raksa dari amalgam, namun mangkok kaca bisa diganti dengan
mangkok logam. Raksa akan menguap dan tertahan pinggiran
mangkok lalu jatuh ke pasir. Pembuatan retort ini menghabiskan
tidak lebih dari Rp.100ribu. Para penambang bisa mendapatkan
kembali raksa yang terkandung dalam pasir dengan
mendulangnya pada dulang kecil. Agar warna emas tidak
memudar, penambang menggunakan mangkok berlapis logam
sebagai tempat pembakaran.
Solusi bagi para penambang di Venezuela
02
Edisi · 02· Oktober · 2006







Menggunakan Retort dengan Aman
Jangan lupa untuk menutup rapat retort sehingga tidak ada
Gunakan mangkok yang terbuat dari bahan baja tahan karat
asap atau uap yang lepas selama proses pembakaran.
(stainless stell) atau yang berlapis logam agar warna emas
tidak pudar
Mangkok dapat tertutup rapat dengan menempatkannya
terbalik dan pinggirannya ditutupi pasir basah atau air.
Membakar dengan retort akan memurnikan emas dari
raksa hingga 95%. Jika emas dibakar dan dicairkan lagi,
Jenis kaleng seperti kaleng minyak bisa ditempatkan dalam
raksa yang tersisa akan terbuang, namun proses ini harus
nampan berisi air. Buatlah lubang-lubang pada pinggiran
dilakukan di dalam cerobong asap yang dilengkapi dengan
kaleng agar mempermudah uap larut bersama air, dengan
jalan keluar udara dan penghisap udara (blower), untuk
ketinggian paling tidak 15 cm di bawah permukaan air.
menghindari sisa raksa yang 5% tersebut terhirup.
Retort Pipa
Retort dari pipa sangat kuat,
dan dapat dibakar hingga
emas mencair di dalam tempat
pembakaran. Meskipun waktu
yang dibutuhkan untuk proses
ini lebih lama, justru emas
akan memiliki kadar
kemurnian yang lebih tinggi.
Jika menggunakan mangkok
dari bahan stainless stell
sebagai tempat peleburan,
warna emas akan menjadi
lebih kuning.
Emas tidak akan lengket pada mangkok yang berlapis logam
Retort dari Mangkok
Jenis retort ini efisien, memiliki
sebagai penutup, karena
keuntungan yaitu proses
proses pendinginan hanya
pendinginan yang lebih cepat
selama ± 5 menit.
daripada retort pipa. Jika
Penggunaan retort dari
mangkok kaca digunakan
mangkok dapat mengurangi
sebagai penutup, proses
jumlah raksa yang terlepas ke
pembakaran dapat diamati.
udara hingga ambang batas
Namun demikian, bahan dari
yang aman, seperti yang telah
kaca membutuhkan waktu
dibuktikan oleh UNIDO di
lebih lama untuk proses
Mozambique. Jika mengguna-
pendinginan dibandingkan
kan kompor gas, pembakaran
bahan dari logam, karena itu
dapat dilakukan sangat cepat,
jauh lebih baik untuk
dan retort ini dapat didinginkan
Atas: tutup retort dengan rapat, dan siap untuk digunakan
menggunakan mangkok logam
dalam waktu singkat.
Bawah: komponen retort sederhana sehingga mudah dibuka
Saran dari Klinik
Retort yang masih hangat
dan seember air bersih untuk
bagian dalamnya menguap
mungkin masih mengan-
mendingikan retort lebih cepat.
keluar. Selain itu lebih baik
dung raksa dalam bentuk
Raksa menguap dengan
menyimpan retort dalam
gas. Jangan sekali-kali
mudah dalam suhu kamar,
wadah tertutup atau di bawah
membuka retort kecuali jika
sehingga retort harus selalu
kain/handuk basah jika tidak
ia telah cukup dingin.
tertutup untuk mencegah raksa
sedang digunakan.
Gunakan kain/handuk basah
yang lengket di permukaan
03
Edisi · 02 · Oktober · 2006






Dua Langkah Memurnikan Emas dengan Aman
Mengapa harus
Menggunakan Cerobong
Keracunan raksa juga bisa
Perlu diingat bahwa uap raksa
menggunakan Retort?
asap dilengkapi penghisap
mengakibatkan tubuh geme-
berbahaya bagi semua orang,
udara (Fumehood)
tar (tremor), kehilangan peng-
sehingga perlu untuk sebisa
Prinsip penggunaan retort
lihatan dan pendengaran,
mungkin selalu membakar di
adalah bahwa pentol emas
Fumehood adalah cerobong
paralysis (sebagian tubuh tak
tempat tertutup.
dimasak dalam tempat yang
asap yang dilengkapi dengan
berfungsi), insomnia (sulit
tertutup. Ini memungkinkan
ventilasi/jalan udara untuk
tidur) dan emosi tidak stabil.
Dengan menggunakan retort,
raksa menguap menjadi gas
menghalau udara jauh dari si
sebagian besar raksa bisa
kemudian mencair sehingga
pembakar.
Penggunaan cerobong asap
dipisahkan dari emas secara
terpisah dari emas dan dapat
yang benar (fumehood)
aman, kemudian emas juga
digunakan kembali.
Retort yang bagus akan
selama tahap akhir sangat
bisa dimurnikan dengan aman
memisahkan 95% raksa dari
penting, agar raksa tidak men-
menggunakan fumehood yang
pentol emas dan raksa ini
cemari pembakar. Blowers
menghalau udara yang
dapat digunakan kembali.
dan kipas angin harus selalu
terkontaminasi keluar melalui
Bagaimanapun, masih ada
digunakan saat memurnikan
filter yang tersedia.
5% kandungan raksa dalam
emas. Contoh fumehood di-
amalgam yang juga harus
lengkapi blower untuk meng-
Gulungan kawat nyamuk yang
diproses dengan aman.
halau asap menuju bak air
ditempatkan pada pipa tempat
penampung asap bisa dilihat
keluar udara juga bisa banyak
pada gambar di bawah ini.
membantu menangkap raksa.
Step One: Use retort
to burn the gold safely
Retort Baru
Ketika menyiapkan retort baru
Langkah Kedua:Selanjutnya,gunakan
untuk digunakan, bakarlah
fumehood untuk memurnikan emas
dulu semua permukaan
Untuk memurnikan emas
logam, baik yang dalam
lebih lanjut, emas harus
maupun luar dan biarkan
dibakar lagi dan dicairkan.
dingin kembali. Sebelum
Ventilasi yang memadai
membakar pentol emas,
adalah hal yang penting dalam
bakar dulu sedikit raksa dalam
tahap ini, karena uap raksa
retort. Raksa ini akan melekat
sangat berbahaya.
pada bagian dalam dan tidak
keluar. Retort kini dapat
Raksa dalam dosis tinggi bisa
digunakan untuk membakar
berakibat fatal bagi manusia,
emas, namun sebelumnya
tetapi dosis rendahpun dapat
taburkan sedikit bedak dalam
menimbulkan dampak serius
wadah pembakaran, agar
pada sistem saraf pusat, ginjal
emas tidak menempel.
dan hati.
Contoh fumehood yang dirancang dan dibuat oleh STM di Palangka Raya
Penerbit:
Yayasan Tambuhak Sinta
Rumah Emas Kita
Staf Redaksi
Jl. Teuku Umar No. 32 A
adalah buletin yang terbit
Palangka Raya 73112
dua bulan sekali untuk
Bardolf Paul
Kalimantan Tengah - Indonesia
memberikan informasi
Sumali Agrawal
Telp. +62 (536) 32 37184
kegiatan Global Mercury
Dzul Fikri Al Huda
Fax. +62 (536) 32 29187
Project di Galangan-
Mayang Meilantina
Email: tambuhaksinta@gmail.com
Kalimantan Tengah
Kartie Vitamerry
04
Edisi · 02· Oktober · 2006